Tips ketika Solo traveling

Solo bepergian membutuhkan lebih banyak persediaan. Sangat disayangkan jika biaya perjalanan, energi dan persiapa tambahan tidak berjalan sesuai dengan ekspektasi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar kita dapat memperoleh pelajaran berharga apabila solo bepergian.


1. Menjadi traveler tidak seorang turis
berlaku sebagai indiana jones- menjelajahi tempat-tempat berharap menemukan surga disembunyikan, saya tidak pernah melakukannya. Saya benar-benar menemukan surga, tetapi tidak ada tersembunyi. Tidak ada lagi sebuah surga disembunyikan dari para wisatawan radar. Pola pikir ini turis, sedang mencari tempat tak berpenghuni, sejauh mungkin.
Untuk traveler, pergi ke pinggir kota saja, disaksikan tindakan para penyanyi menyanyikan lagu-lagu Iwan Fals, sambil berinteraksi dengan para penyanyi sudah lebih dari cukup. Berbuka karena perjalanan jauh berfokus pada tujuan, mereka adalah para pecinta perjalanan.
Untuk melakukan perjalanan saja dan hanya fokus pada tujuan dapat mengecewakan, berbeda jika dapat menikmati setiap perjalanan kedua. Walaupun ia gagal untuk mencapai tujuan, kepuasan kita mendapatkan.

2. Menjadi secara spontan
direncanakan tidak berangkat hal buruk, tetapi ketika solo bepergian, saya selalu biarkan semua berjalan apakah itu.
Saya hanya menyiapkan dana dan tempat yang anda inginkan untuk pergi. Saya tidak tahu apa dampak dari tindakan ‘jangan gegabah’ saya, tetapi ketika saya meninggalkan hal-hal yang saya tidak pernah membayangkan akan datang kepadaku, aku seperti mendapatkan perdebatan mengejutkan adalah ulang tahun lebih atau kurang menetap di tengah-tengah malam.
Tantangan, menetapkan dana Rp 200.000, dengan tujuan Banyuwangi, Jawa Timur. Tidak perlu untuk menetapkan transportasi yang akan digunakan, tempat penginapan dan semua jenis. Biarkan mengalir.

3. Membuka pikiran
meninggalkan semua masalah di rumah-rumah dan terbuka lebar pikiran.
Jika Anda perlu mematikan semua komunikasi. Ini adalah apabila kita benar-benar bebas.
Sensitif terhadap benda di sekeliling, banyak hal yang menarik. Hal-hal yang sepele seperti penyanyi kecil yang berseru senang karena sebatang gula-gula/permen yang kita memberikan, atau warga setempat dengan ramahnya menawari kunjungan untuk makan Sayur asem dan telur rebus, tidak dapat memperoleh jika bepergian holocaust.

4. Tertantang
Solo bepergian adalah tentang mengalahkan diri mereka.
Percuma solo bepergian, jika anda masih melakukan hal-hal yang kita lakukan ketika bepergian bersama rombongan. Dengan itu, waktu terbaik mencoba sesuatu yang kita tidak pernah membayangkan.
Tidak perlu memikirkan hal-hal yang besar mulai dari hal-hal yang kecil. Lepaskan sepeda dari garasi, periksa rantai brake, kondisi ban dan sempurna. Waktu sekitar kota saja!

5. Jangan berekspektasi
ekspektasi redundan hanya akan membawa kekecewaan.
Tidak ada tempat atau perjalanan yang sempurna. Tidak ada budaya yang lebih baik, dan tak ada yang lebih buruk.
Hal yang paling penting saat bepergian saja yang menikmati perjalanan. Sesungguhnya harapan perlakuan tidak manusiawi, tetapi jika kita berani berharap bahwa makan berani menanggung risiko berharap tidak tercapai.

Kencangkan tali-tali kasut mendaki hasil mukmin menyisihkan tuduhan palsu setiap bulan, langkah ringan. Solo bepergian akan tidak pernah benar-benar berhasil jika kita tidak pernah berani berjalan. Buang semua harapan dan ‘terima kasih’ apapun yang kita mendapatkan nanti.
Bergabung Dengan Komunitas Phinemo, mengumpulkan poin untuk berbagi pengalaman di jalan anda dan tukarkan dengan upah Mitra Phinemo. ->
Rekomendasi Bergabung Sekarang

Leave a Reply