Ingat ! Yang Sedang Hamil Jangan Sampai Kurang Minum

Informasi berikut sangat berharga untuk ibu hamil dan menyusui.Ibu hamil dan menyusui disaranka untuk mencukupi kebutuhan minumnya,apalagi dalam keadaan ini jumlah kebutuhan air yang harus dipenuhi juga meningkat.Secara umum,kebutuhan air selama masa kehamilan meningkat agar dapat mendukung sirkulasi janin, produksi cairan amnion (air tuban) dan volume darah yang meningkat.Selain itu,di masa kehamilan, khususnya pada trimester tiga,wanita akan membutuhkan lebih banyak konsumsi air terutama bila mengalami inkontinensi urin fisiologi akibat adanya tekanan pada kandung kemih oleh uterus yang membesar.

ibu hamil jangan sampai kurang minum

Picu banyak masalah

Menurut kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM,Dr.Budi Imam Santoso,Sp.OG(K),Kurangnya asupan air pada wanita hamil dapat menimbulkan kurang air yang dapat mengakibatkan kurang air yang dapat mengakibatkan sejumlah gangguan tubuh selama kehamilan yaitu dehidrasi ringan akut dan ringn kronik.Dehidrasi ringan akut bisa menyebabkan terjadinya oligohidroamnion (cairan ketuban yang sedikit), gangguan pada janin serta waktu persalinan yang lama.Sedangkan dehidrasi ringan kronik bisa menyebabakan batu pada saluran kemih,infeksi saluran kemih, sembelit dan juga tekanan darah tinggi.

Seberapa banyak?

Air ternyata memegang peranan penting kesehatan ibu hamil serta anak yang dikandungnya.Lalu seberapa banyak air yang harus dikonsumsi ibu hamil?.

Sejumlah penelitian memberiakn berbagai macam rekomendasi,karena kebutuhan air sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk aktivitas ibu hamil hingga suhu lingkungan tempat tinggal.Namun tidak ada rumusan khusus yang berlaku untuk semua individu.Karena umumnya ibu hamildianjurkan untuk meminum 8-10 gelas air setiap harinya atau serta dengan 2,5 liter.

Kisaran jumlah air yang dibutuhkan memang cukup besar mengingat setiap ibu hamil menghadapi kondisi yang berbeda-beda.Namun perlu diingat,bahwa air yang masuk ke dalam tubuh tidak selalu harus dihitung dari keseluruhan asupan air tubuh,sedangkan sisanya dipenuhi dari asupan air langsung.Untuk ibu hamil dianjurkan minum air sebelum haus, karena saat rasa haus muncul, maka tubuh sudah mengalami hipovolemia ringan.

Ibu menyusui lebih banyak lagi

Pada ibu menyusui perlu mendapatkan asupan air yang lebih banyak lagi, kata Dr.Budi.Dalam kondisi ini, sang ibu memiliki kewajiban baru untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang disalurkan melelui ASI.Selain itu,akibat frekuensi menyusui yang terlalu sering juga bisa membuat ibu selalu merasa haus dan produksi keringat pun akan menungkat akibat perubahan hormonal selama menyusui.Untuk itu, ibu menyusui selalu didorong untuk mendapatkan minum yang cukup.Setidaknya ibu hamil mengonsumsi 3,1 liter setiap harinya yaitu setara 13 gelas per hari.

Bebas Kuman

Air memag dibutuhkan ibu hamil dan menyusui.Muncul pertanyaan, bagaimana dengan minuman yang telah difortifikasi atau diberi zat tambahan khusus bagi ibu hamil dan menyusui? Zat tambahan yang dimaksud biasanya berupa vitamin B,C,D mineral (kalsium dan magnesium),gula,perasa buatan.

Penambahan asam folat,vitamin B6,B12,D,Ca dapat memperbaiki kadar asam folat pada ibu hamil.Sedangkan penambahan zat fluoride dapat membantu perkembangan tulang dan gigi janin.Meski demikian,American Pregnancy Association Recommendations menyatakan produk minuman khusus ibu hamil hanya direkomendasikan sebagai suplemen dari pemberian vitamin prenatal regular yang biasanya diberikan pada ibu hamil dan bukan untuk menggantikan vitamin tersebut maupun asupan gizi seimbang.

Leave a Reply